Langsung ke konten utama

Cari Buku Terbit: Input Code QRSBN

QRSBN-621408005

Judul: Gedabah Kata Penulis: Arum Purwita Dkk Tanggal Terbit: 22 November 2023 QRSBN: 621408005 Kategori: Kumpulan Puisi Penerbit: Yayasan Halaman Yuan

QRSBN-621408004

Judul: Merdeka itu Luka Penulis: Jon Blitar dkk Tanggal Terbit: 17 September 2022 QRSBN: 621408004 Kategori: Kumpulan Puisi Penerbit: Yayasan Halaman Yuan

QRSBN-6214008003

Judul: Kita Merdeka Penulis: Sanggar Literasi Sulawesi Selatan Tanggal Terbit: 31 Agustus 2022 QRSBN: 6214008003 Kategori: Kumpulan Puisi Penerbit: Yayasan Halaman Yuan

SEBAB ENGKAU, AKU BERPUISI | Puisi Jon Blitar

Sebab Engkau, Aku Berpuisi Jon Blitar Sebab engkau kekasih Cinta bermukim Merahim garis-garis mimpi Melahir duka, luka, dan rindu Di penghabisan kisah Makam-makam cinta menjamak puisi Sebab engkau sosiodemokrasi Aku menyaksi Orang-orang lapar bermukim Menyanyikan lagu-lagu kebebasan Mer…

QRSBN-621408002

Judul: Ada Cerita Tiga Paragraf Penulis: Sanggar Literasi Sulawesi Selatan Tanggal Terbit: 31 Juli 2022 QRSBN: 6214008002 Kategori: Non Fiksi Penerbit: Yayasan Halaman Yuan

QRSBN-621408001

Judul: Puisi ini untukmu, Sayang Penulis: Rida K Liamsi dkk Tanggal terbit: 26 Juli 2022 QRSBN: 621408001 Kategori: Puisi Penerbit: Yayasan Halaman Yuan

YANG TERASINGKAN | Puisi Nonem Nolep

YANG TERASINGKAN Aku hanyalah mimpi yang sedang bermimpi; jadi udara di rongga dada tak pernah pergi sesekali melangkahi dunia ini lalu rindu kembali menarik paksa "Aku tak bisa hidup tanpamu," isyarat detak yang jadi penghuni dada Mungkin kali ini aku berhenti jadi mimpi seba…

EMANGNYA ADA HAK APA | Puisi Sugiono Mpp

#pusai EMANGNYA ADA HAK APA Emangnya ada hak apa Israel mengucil Palestina Emangnya ada hak apa Putin menginvasi Ukraina Emangnya ada hak apa Uni Eropa menghakimi Rusia Emangnya ada hak apa Kalian menghadang jalan puisiku Ayo maju Kita punya hak berekspresi Ampe kiamat nanti…

SEBUAH JAWABAN | Puisi Xander Samimora

SEBUAH JAWABAN Xander Samimora Kau adalah gerimis, yang mengiris tipis-tipis rintiknya dengan begitu ritmis, berjatuhan di dada yang paling piatu; yang telah lama menelan pahitnya sisa-sisa arang waktu. Kau adalah angin, yang menjinjing dingin dengan teramat rajin, berembus di tubuh yan…

MONOLOG HATI | Puisi Jon Blitar

Monolog Hati Ini bukan lagi soal sang fajar yang mampu menaklukkan embun di ujung mimpimu. Tapi, juga tentang rasa yang mampu mengoyak selaput bening mataku. Menjadikannya seutas gigil yang terikat di semak-semak candu. Lihatlah! Daun-daun subuh sudah terbangun, tapi engkau masih terjag…

DALAM BILIK KENANG | Puisi Latiefa Al Hafidz

Dalam Bilik Kenang Latiefa Al Hafidz Kutemukan, dalam bilik kenang: Sebuah kisah, By --antara aku dan kau Berbaju canda Bertubuhkan tawa Tak ada derita! Namun, By ... semakin intens kulihat Bukan bahagia yang kudapat (Melainkan perih yang semakin melekat) Sial!  Padahal dalam bilik itu …

DIM, INGIN KUHAPUS KATA MUNGKIN | Puisi Sari Aryanto

Hujan petang tak lagi mampu gigilkan rindu. Segala rasa beku, pejal sedingin salju di akhir musim cinta kita. Dim, masihkah ada kata mungkin? Deras renyai tak mampu membasuh airmata dari mata air luka, karenamu. Pekat mengikat dalam gelumang kenang, berkubang pedar rasa sebalik gagang. …

PERTEMUAN SEPI | Puisi Djuminten

Karya : Djuminten Kau meminta sebuah pertemuan Berdua saja Sebuah restoran kecil di pinggir jalan Yosodipuran Kau duduk di bangku pojok sebelah kanan Kita duduk berhadapan Mataku menelanjangi wajahmu yang sepertinya tengah memanen musim kemarau; Kering dan berdebu Kau dan angin berseku…

KETIKA KAU MEMANGGILKU PENYAIR | Puisi Zia Novi Ristanti

KETIKA KAU MEMANGGILKU PENYAIR Zia Novi Ristanti "Aku bukan penyair, Sayang!" Aku hanyalah sepi yang riuh oleh diksi, merangkainya menjadi rindu, menjadi pilu, menjadi ranting-ranting dosa yang kerap kita patahkan di malam buta. Kau lupa? Kau yang mengajariku melolong. Menelan…

MONOLOG THURSDAY | Puisi Drupadi Sunyi

m O n O l O g t H u R s D a Y \ 05.57' perempuan tua kerpus rajutan menutupi sebagian  rambutnya yang beruban sweater kedombrongan  menutupi tubuh ringkihnya tertatih berjalan mondar mandir menyapu pagi di depan rumahnya yang rimbun seekor kucing bunting  setia mengikutinya dari bel…

KARAWANG BEKASI | Puisi Chairil Anwar

Karawang - Bekasi Karya : Chairil Anwar Kami yang kini terbaring antara Karawang-Bekasi tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami, terbayang kami maju dan mendegap hati ? Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi…

SUBUH DI KAMAR LILY | Puisi untuk Ibu

Subuh di Kamar Lily Jon Blitar Aku menyaksikan Seseorang terbaring sayu Serupa daun malam, tubuhnya mengatup sayup Berselimut waktu yang meremas layu Aku menyaksikan Di malam seribu bulan; bunga-bunga surga turun ke bumi Lalu, mendegupkan aroma kesturi di tubuhnya Membuat napasnya sejenak…

SELAMAT JALAN KAK YOE

Selamat Jalan ;Yoevita Soekotjo Karya : Jon Blitar & Yuanda Isha Kak, apa kabarmu di sana? Kita yang belum sempat bersulang dalam secangkir puisi Tapi kedamaian telah menjemputmu lebih dulu Di tempat paling abadi; wewangian bunga-bunga surga Seringkali pada sebuah musim yang juga pe…

IBUNDA TERCINTA | Puisi Umbu Landu Paranggi

Karya : Umbu Landu Paranggi Perempuan tua itu senantiasa bernama: duka derita dan senyum yang abadi tertulis dan terbaca jelas kata-kata puisi dari ujung rambut sampai telapak kakinya Perempuan tua itu senantiasa bernama: korban, terima kasih, restu dan ampunan dengan tulus setia telah …

GADIS DI ANTARA DEBU | Puisi Anto Pujapeta & Suprayitno Black Swan

Karya : Anto Pujapeta  dan Suprayitno Black Swan  Di debu-debu suara itu beterbangan Nada parau mencari telinga-telinga penuh iba Tubuhnya kusam, rambutnya tak beraturan Tapi dari sorot matanya yang tajam, tergambar jelas apa arti berjuang Sekat diturunkan tangan diulurkan Sejuk berkele…